PENGUSAHA TELUR PUYUH, BUTUH PEMBERDAYAAN

Pasuruan, (TN) - Didalam perekonomian yang tidak menentu saat ini, mencari penghasilan dengan membuka usaha kecil menengah (UKM) mungkin sangatlah sulit dari rumah tangga menjadi pilihan yang bijak. Seperti yang ditemukan pengusaha muda asal Dusun. Gajahan Desa. Gajah rejo, Kecamatan. Purwodadi, Kabupaten. Pasuruan, Rabu (12/08/2015).Salah satu alternatif Ingin menambah penghasilan serta membantu perekonomian keluarga dengan beternak burung puyuh bisa menjadi rekomendasi yang perlu dicoba Dengan modal yang relatif kecil, peternak burung puyuh sudah bisa meraup omzet hingga jutaan rupiah
Hal ini telah dilakukan salah satu pengusaha muda Mahrus (29) peternak burung puyuh juga telur puyuh mengaku awal perjalananya pihaknya pernah melakukan ternak ayam dan bebek namun gagal, setelah mencoba tertarik menjadi peternak puyuh, disamping mudah cara merawatnya juga butuh ketekunan dan mengenai bisnis rumah tangga yang tidak butuh modal besar dan memerlukan tempat yang luas. Makanya dirinya memilih beternak burung puyuh serta dapat mengambil keuntungan dari telornya. Selain itu, pangsa pasar yang masih relatif sangat besar.
Pihaknya awal mula dulu menjalani usahanya membeli bibit burung puyuh di jogja jawa tengah PT. Peksi Nugraha Raharja dengan modal awal Rp 8.000.000 dan per 1 bibit seharga Rp 4000 per'ekor membeli burung puyuh 1000ekor. Itu sudah bisa produksi telur puyuh dengan omzet sekitar 800 biji, bisa mencapai 10kg per'hari," ujarnya kepada wartawan.
Setelah menjalankan usaha ini, diakui oleh pengusaha muda Mahrus , lumayan menguntungkan. Sejak pertama kali menetas hingga 42 hari Burung Puyuh sudah bisa bertelur, dan bisa bertahan selama satu tahun. Untuk pakan burung puyuh dalam empat hari membutuhkan 4 sak pakan dengan jenis Pur Comfeed dalam jumlah 1000 burung puyuh.
" Kalau pelihara 1000 ekor burung puyuh dengan mengambil keuntungan telornya di jual dipasaran dengan harga Rp 27000 per'kilo omzetnya bisa 6-8 juta per bulan. Dalam satu hari, bisa menghasilkan telornya 800 per butir perharinya.," tuturnya.
Saat ini, usaha miliknya sudah menjalani 4 tahunan memiliki kurang lebih tiga ribu Burung Puyuh. Bahkan usaha yang dirintisnya sejak Januari 2011 hingga sampai 2015 sampai saat ini, selain menjual telur puyuh, juga menyediakan anakan burung puyuh baik yang belum bertelur maupun sudah bertelur.
" Saat ini, kita melayani pembelian telur burung puyuh Rp 3000 perbutir dipasaran Untuk anakan burung Puyuh Rp 5000 per ekor. Sedangkan yang sudah bertelur seharga Rp 15000/ekor. Bagi siapa yang tertarik, bisa dipesan atau datang langsung.
Harapanya pemberdayaan burung puyuh atau bisa dikatakan peternak telur puyu agar dapat pemerhatian dari pemerintah kabupaten pasuruam untuk pengembangan usahanya memajukan bidang Usaha Kecil Menengah di desanya. Karena selama ini pihaknya merasa kuwalahan menerima pesanan. (mat)
Tidak ada komentar: