SEKS BEBAS PELAJAR BERUJUNG DI POLSEK PANDAAN
Pasuruan, (TN) - Seorang ayah melaporkan kehilangan anak perempuannya yang tidak pulang ke Mapolsek Pandaan pada 10 Juli 2015 lalu. Bunga 17 (sebut saja demikian) anak IHKSAN adalah salah satu pelajar SMA di Pandaan. Tentu saja IHKSAN panik akan keselamatan anak gadisnya tersebut. Polisi segera melakukan pencarian, namun belum bisa diketahui di mana rimba sang gadis berada.Selang 3 hari, Bunga pulang ke rumah lantas menceritakan semua kejadian yang dia alami, Ihksan dan istrinya pun selaksa disambar petir di siang hari. Menurut pengakuan Bunga, Bunga diajak jalan-jalan oleh pacarnya yang bernama Aldy Firzak Firmansyah (17) dan menginap di rumah teman-temannya. Bunga mengaku telah diperkosa oleh pacarnya itu.
Masih kata Bunga, di rumah teman Aldy desa Sumber Gedang kec.Pandaan Bunga menyerahkan kegadisannya ke sang pacar karena janji mau menikahinya, keduanya pun lantas melakukan hubungan badan layaknya suami istri hingga dua kali. Cerita Bunga mengantarkan sang ayah untuk melaporkan peristiwa aib ini ke Kepolisian sektor Pandaan, Alhasil Aldy pun dicokok polisi di rumahnya Jumat jam 21.00 7 Agustus 2015, di Dusun Kalitengah desa Karangjati Kec,Pandaan. ALdy, harus mempertanggung jawabkan ulahnya di depan hukum.
Budayawan sekaligus pemerhati sosial Son Takdir Auladi di kediamannya di Pandaan amat prihatin dengan fenomena yang kini tengah melanda kalangan anak muda, khususnya di kota Pandaan. Menyikapi kasus diatas, Son Takdir menghimbau agar peran pengawasan orang tua agar lebih ditingkatkan. Orang tua juga harus lebih intensif mengawasi kegiatan anaknya di luar jam-jam sekolah. Pergaulan bebas tanpa kontrol akan menimbulkan dampak yang tidak baik. Pengetahuan akan nilai agama serta norma kebudayaan timur wajib diterapkan dalam pendidikan terhadap anak. Tentunya tidak hanya di tempat formal seperti sekolah, yang lebih menentukan adalah pendidikan dan pengajaran di rumah serta lingkungan di luar jam sekolah, demikian kata Son kepada Tribunusantara Minggu 09/08
Tidak ada komentar: