Kasat Lantas Polresta Denpasar Pimpin Apel Kesiap Siagaan Di Terminal Ubung
LINTAS BATAS - Pada hari Senin tanggal 16 Oktober 2017, pukul 14.00 Wita, bertempat di sebelah selatan kantor UPT Pelaksana Teknis Terminal Penumpang Dinas Perhubungan Kota Denpasar Jl. Cokroaminoto Ubung Denpasar, telah dilaksanakan apel kesiapsiagaan dalam rangka tindak lanjut perintah pimpinan untuk memberantas awu-awu dan penertiban angkutan ( P.O ) sebagai bentuk perubahan status Terminal Ubung dan apel koordinasi dengan perwakilan pengurus Bus.
Giat apel kesiapsiagaan dipimpin oleh Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati dan Kapolsek Denpasar Barat Kompol Gede Sumena, S. Sos.
Hadir dalam apel tersebut :
- Ka UPT Pelaksana Teknis Terminal Penumpang Dinas Perhubungan Kota Denpasar A. A. Eka Putra, SH
- Wakasat Lantas I Gede Sumadra , SH. MH
- Ka Sub Sektor Ubung Ipda I Nyoman Suranata, SH
- Padal Pos Brantas Iptu I Wayan Sudana dan
- 15 anggota jaga Pos Brantas Terminal Ubung
Kasat Lantas Polresta Denpasar dalam arahannya menyampaikan bahwa maksud dan tujuan dilaksanakan apel kesiapsiagaan adalah sebagai tindak lanjut perintah pimpinan untuk memberantas awu-awu dan penertiban angkutan ( P.O ) sebagai bentuk perubahan status Terminal Ubung.
Terkait dengan permasalahan di Terminal Ubung setelah ditelusuri bahwa :
- Status Terminal Ubung sudah tidak sesuai dengan peruntukannya
- Karena terpengaruh atas adanya bus-bus antar Provinsi yang masih beroprasi di Terminal Ubung
Untuk itu agar dilakukan penertiban terhadap angkutan umum antar kota maupun antar Provinsi.
Selanjutnya dilakukan pembagian tugas di masing-masing tempat baik di dalam maupun di luar areal Terminal Ubung.
Selesai apel kesiapsiagaan dilanjutkan dengan apel koordinasi dengan perwakilan pengurus Bus Antar Provinsi yang berjumlah 9 perwakilan bus dari 37 P.O bus yang beroperasi di Terminal Ubung.
Kasat Lantas dalam pengarahannya menyampaikan kepada perwakilan pengurus bus agar memberitahukan kepada pengurus bus atau pemilik P.O yang berkepenten dalam dalam hal ini untuk hadir dalam rapat besok dengan Dinas Perhubungan dan Instansi yang terkait.
Kapolsek dalam arahannya menyampaikan kepada perwakilan pengurus bus bahwa sejak beliau menjabat agat tidak ada lagi P.O yang menyuruh orang untuk mencari penumpang di luar atau di areal Terminal Ubung, agar menjual tiket secara resmi karena beredar di Medsos bahwa Terminal Ubung rawan terhadap pemaksaan atau pemerasan terhadap para penumpang sehingga berpengaruh terhadap situasi di Terminal Ubung.
Sekitar pukul 14.30 Wita giat apel kesiapsiagaan yang dilanjutkan dengan apel koordinasi dengan perwakilan pengurus bus selesai dalam keadaan aman dan tertib. (Dd)

Tidak ada komentar: