PDAM Ruteng Kerjasama Dengan PT. Pos Indonesia Sukseskan Pelayanan

 
Ruteng, Tribunusantara - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Komodo Ruteng mulai menggunakan pembayaran rekening air sistem online. Sistem tersebut kerjasama dengan Pos Indonesia yang diluncurkan sejak, Jumat (4/8/2015).

Peluncuran tersebut dibuka secara resmi oleh Wakil Bupati Manggarai, Dr. Deno Kamelus, SH, MH ditandai dengan penabuhan gong yang didampingi oleh Kepala Regional VIII Bali Nusra, Denny Rakhmat Daradjat dan Kepala PDAM Ruteng, Clemens Man.

Daradjat dalam sambutan singkatnya menyampaikan, kerjasama ini bermaksud para pelanggan PDAM diberikan kemudahan dalam melakukan pembayaran di loket-loket Kantor Pos maupun loket-loket agen pos, baik yang ada di wilayah Kabupaten Manggarai maupun di wilayah lainnya di Indonesia.

Selain pembayaran rekening air PDAM, kata Denny, loket pos dan agen pos juga dapat menerima pembayaran tagihan listrik; telepon; kartu kredit; angsuran kredit untuk motor termasuk mobil dan elektronik; tagihan TV kabel seperti Indovision, Orange TV, Big TV; pembelian pulsa listrik; pulsa hp dan pembayaran pajak; PBB dan  BPHTB, dan semua ditransaksikan secara real time online.

Selain itu, jelas Rakhmat, PT. Pos Indonesia juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin menjadi agen pos, tentunya dengan persyaratan yang mudah serta pendapatan agen pos yang cukup menarik.

Beberapa dampak baik terselenggaranya kerjasama tersebut, jelas Denny, di mana bagi PDAM, sangat efektif dan efisien dalam penggunaan sumber daya, tidak perlu melakukan pengembangan titik layanan, cukup memanfaatkan jaringan fisik layanan  PT. Pos Indonesia; informasi transaksi yang tepat secara real time; kemudahan proses rekonsiliasi dan penempatan; cash collection aman dan cepat sehingga mendukung cash flaw.

Sedangkan, dampak bagi pelanggan adalah tersedianya banyak pilihan tempat pembayaran yaitu di seluruh loket kantor pos dan loket agen pos yang tersebar; dan lebih efisien waktu dan biaya.

Wabup Kamelus, dalam sambutannya menyampaikan Pemkab Manggarai sangat menyambut baik kerjasama tersebut, selain untuk mendekatkan pelayanan juga membantu masyarakat untuk membuka peluang usaha dari kerjasama tersebut.

Wabup Deno bahkan memberikan apresiasi karena PT. Pos Indonesia rela bersedia membantu pemerintah terutama menyukseskan pembangunan di Manggarai. “Pemerintah berharap dengan kerjasama ini, peluang masyarakat untuk semakin maju kian bertumbuh. Hal ini harus terus ditingkatkan agar mengurangi biaya-biaya lain yang harus ditanggung masyarakat”, ucapnya.

Deno mencontohkan, bila saja tidak ada kerjasama ini, maka secara pasti penghasilan masyarakat terganggu. Bayangkan masyarakat pelanggan di Timung harus pergi membayar ke Ruteng. Transportasi pasti akan jauh lebih besar ketimbang biaya rekening airnya. Karena itu, ini usaha yang sangat membangun.

Wabup Kamelus juga memberi apresiasi terhadap laporan PDAM yang selalu meraih Wajar Tanpa Pengecualian bahkan terbaik di Indonesia. “Ini adalah kabar gembira bagi Negara, di mana WTP sangat sulit dilakukan tetapi PDAM Tirta Komodo sudah sukses melakukan itu”, ucapnya memuji.

Terkait dengan sistem pembayaran lainnya, Deputi Bisnis Jasa Keuangan Rihel dan Properti Regional VIII Bali Nusra, Nyoman Sudanta, mengatakan sistem pambayaran menggunakan SMS Banking, Kartu Kredit dan ATM untuk sementara belum bisa dilakukan. Soal Bank, PT. Pos Indonesia sudah melakukan kerjasama dengan BNI, BCA dan Bank Mandiri.

Untuk sistem SMS Banking, Kartu Kredit, dan ATM, kata Nyoman, akan ada upaya ke depan dan itu harus kerjasama dulu dengan bank-bank di Indonesia. Yang pasti, kata dia, akan ada upaya lanjutan.

Saat ditanya media ini, soal syarat barang yang harus dikirim lewat PT. Pos Indonesia, Kepala Kantor Pos Cabang Ende, Christo Lamek Hulir, menjelaskan pada prinsipnya kami bisa mengirim barang apa saja namun ada pengecualian dan tentu tidak semua barang kiriman bisa diterima. “Yang tidak boleh diterima, misalnya hewan hidup, senjata api, cairan, korek api, termasuk gas. Sedangkan, soal jasa pengiriman manusia oleh Kantor Pos Indonesia, hingga saat ini, jelas dia, belum dilakukan sebagaimana dilakukan di Negara-negara maju”, terangnya.
Hadir dalam kegiatan launching tersebut, Kepala PDAM Tirta Komodo Ruteng, Clemens Man, Kepala Kantor Pos Cabang Ruteng, Abdul Haris, A.M, Dandim 1612 Manggari, Letkol Kav. Imron Rusadi, Asisten I, Marten Jekau, SH.

Untuk launching pembayaran perdana, Wabup Deno membayar 12 rekening air online tersebut, yang diwakili oleh pelanggan Frans Pur sebesar 28.000 rupiah. (Melky Pantur)

Posting Komentar

Lebih baru Lebih lama