PROYEK SILUMAN IRIGASI TANPA PAPAN NAMA DICURIGAI BERMASALAH.


Pasuruan,Tribunusantara.com-Bangunan proyek Irigasi yang terletak di Dusun. Tugusari, Desa. Manaruwi, Kecamatan. Bangil, Kabupaten pasuruan, tidak terpasang papan nama (Plangboard). Disamping itu terkesan dikerjakan asal jadi. Pasalnya campuran bahanya terlihat mudah hancur.
Sehingga proyek yang berkisar nilai  ratusan juta rupiah itu rawan rusak jika terjadi hujan deras atau saat air meluap.
Menurut LSM Bupati LIRA Ayi Suhaya mengatakan, “Dengan papan nama proyek tidak ada, itu sudah nyalai aturan dan menyimpang dari aturan sehingga terindikasi proyek siluman. Patut di pertanyakan ke bagian dinas pengairan, kalau toh proyek pusat (propinsi), seharusnya dicantumkan papan nama CV, Nilai, masa selsai dan lain-lain harus jelas proyek pembangunanya, selasa (28/07/2015).

Untuk itu dirinya akan mengkafer kepada Dinas Pengairan Kabupaten pasuruan yang bertanggung jawab dan juga selaku satker adanya proyek plengsengan sungai.” Agar para pelaksana proyek tidak menggampangkan tata cara aturan proyek yang dikerjakan, jadi kualitas proyek  harus tetap di jaga, “ masi pungkas Bupati LSM LIRA Ayi Suhaya.
Safidon bagian Bidang Oprasi dan Pemeliharaan menuturkan bahwa proyek bangunan plengsengan irigasi tersebut ditangani oleh pusat dan anggaranya melalui pusat Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Proyek irigasi tersebut suwa kelola, sehingga tidak dicantumkan papan nama.

Dari keterangan Eka kepala Unit Pelayanan Teknis (UPT) pengairan bangil saat di konfirmasi awak media " saya tidak punya wewenang masalah proyek irigasi mas, saya hanya mengawasi pemeliharaan sungai, coba di tanyakan ke dinas yang terkait.
Sementara itu pengawas proyek pembangunan plengsengan irigasi saat ini masi belum bisa di klarifikasi. (mamat).

Tidak ada komentar: