KOPYAH DIPAKE, NUKMAN HAJAR 3 ANAK KECIL
Pasuruan, (TN) - Suasana bulan Syawal yang seharusnya digunakan untuk saling memaafkan, berubah gaduh di desa Ambal ambil Kecamatan Kejayan Kabupaten Pasuruan. Minggu Malam pukul 19.00 WIB seorang lelaki paruh baya nampak menghajar beberapa orang anak. Entah apa masalahnya Lelaki berbadan besar itu langsung lari ke perangkat desa setempat setelah salah seorang korbannya jatuh tersungkur.
Tak terima, orang tua korban masing dari Bazar (13), Farid ( 13) dan Imrom (13) melaporkan peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh NUKMAN (40) warga desa yang sama di desa Ambal ambil dusun Krajan Kecamatan Kejayan. ke Polsek Kejayan pukul 10.30 WIB. Orang tua Farid, Sanali (41) juga mengalami pemukulan oleh pelaku. ketiga orang anak dan Sanali sudah mendapat visum di Rumah Sakit Umum Purut Pasuruan.
Menurut sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian mengungkapkan bahwa peristiwa pemukulan itu dikarenakan kesalahpahaman. Saat sholat di mushala pelaku meninggalkan kopyahnya di mushala. Oleh Farid kopyah yang digantungkan di tembok tersebut dipake untuk shalat. Farid tidak mengembalikan ditempat semula, namun terbawa pulang. Mungkin jengkel dengan ulah anak tersebut, pelaku Nukman mencarinya lantas menghajarnya bertubi-tubi.
Tak terima, orang tua korban masing dari Bazar (13), Farid ( 13) dan Imrom (13) melaporkan peristiwa penganiayaan yang dilakukan oleh NUKMAN (40) warga desa yang sama di desa Ambal ambil dusun Krajan Kecamatan Kejayan. ke Polsek Kejayan pukul 10.30 WIB. Orang tua Farid, Sanali (41) juga mengalami pemukulan oleh pelaku. ketiga orang anak dan Sanali sudah mendapat visum di Rumah Sakit Umum Purut Pasuruan.
Menurut sejumlah saksi yang berada di tempat kejadian mengungkapkan bahwa peristiwa pemukulan itu dikarenakan kesalahpahaman. Saat sholat di mushala pelaku meninggalkan kopyahnya di mushala. Oleh Farid kopyah yang digantungkan di tembok tersebut dipake untuk shalat. Farid tidak mengembalikan ditempat semula, namun terbawa pulang. Mungkin jengkel dengan ulah anak tersebut, pelaku Nukman mencarinya lantas menghajarnya bertubi-tubi.

Tidak ada komentar: